Pada Januari–April 2026, harga rata-rata pupuk mineral di Krasnodar Krai, Rusia, mencapai 150 rubel, menandai peningkatan 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pada saat yang sama, jumlah pembelian turun 2%, menurut Kommersant-Kuban, mengutip data Chek Index dari Platforma OFD. Terlepas dari penurunan volume transaksi, para ahli mencatat bahwa permintaan pupuk secara keseluruhan di wilayah tersebut tetap stabil: total volume pembelian hampir tidak berubah dari tahun ke tahun. Para pekebun dan pemilik lahan rumah tangga terus membeli produk perawatan tanaman tetapi semakin memilih opsi yang lebih mahal — sebuah pergeseran yang secara langsung memengaruhi dinamika harga.
Para analis mengaitkan kenaikan harga tersebut dengan meningkatnya biaya komponen impor, logistik, dan pengemasan, serta meningkatnya pangsa produk premium dalam struktur permintaan. Selain itu, terdapat peningkatan minat yang signifikan terhadap produk perlindungan tanaman. Karena risiko cuaca dan keinginan untuk menjaga hasil panen, konsumen secara aktif membeli produk perawatan untuk pencegahan penyakit dan pengendalian hama — yang mencerminkan perhatian yang lebih besar terhadap perawatan tanaman. Sebelumnya, Vedomosti Yug melaporkan bahwa pada tahun 2025, impor pupuk ke Krasnodar Krai meningkat sebesar 14.2% dari tahun sebelumnya, mencapai 6,400 ton. Pada Desember 2025, harga rata-rata pupuk ammophos di Distrik Federal Selatan mencapai 47,500 rubel.






















